Press "Enter" to skip to content

Ini Dia 10 Kota Paling Instagrammable Di Dunia, Salah Satunya Ada Di Indonesia

Instagram baru saja merilis daftar 10 kota yang dianggap paling instagrammable di dunia. Kota-kota ini tersebar dari benua Amerika, Eropa, dan Asia. Salah satu kota di Indonesia ternyata masuk dalam daftar tersebut. Kota manakah itu? Silahkan simak daftarnya di bawah ini!

1. New York

Snowy streets ❄️ #pankratova_in_nyc // И все-таки Нью-Йорк — бешеный город. Еще нигде я не встречала такого ритма, такого темпа жизни. За один день может произойти столько… Что на следующее утро, просыпаясь, ты с трудом сможешь осознать, что это действительно происходило с тобой 🙈 В реальности каких-то пара часов назад! Впереди много встреч, много новых знакомств и уникальных возможностей. Да, этот город способствует. Не знаю, как, он он просто делает это 😌 просто потому что Нью-Йорк 💙

A post shared by Alexandra Pankratova (@pankratova916) on

Tak bisa dipungkiri, New York adalah kota yang sangat terkenal sehingga sangat wajar jika selalu menjadi tujuan wisata orang-orang berduit dari seluruh dunia.

Diperkirakan 61,8 juta wisatawan mengunjungi New York selama tahun 2017 ini. New York memiliki spot-spot modern yang sangat instagramable, antara lain Times Square dan Central Park.

2. Moscow

Follow the yellow brick road .. 💛👀

A post shared by Claire Towle (@clairetowle) on

Pada tahun 2016, sekitar 17,5 juta wisatawan mengunjungi Ibukota Rusia ini. Moscow termasuk salah satu kota yang paling instagrammable karena bangunan-bangunannya yang artistik dan bersejarah.

3. London

Ibu kota Inggris ini adalah kota modern dengan sejarah yang sangat panjang. Diperkirakan 40 juta wisatawan mengunjungi London sepanjang tahun 2017 ini. London memiliki banyak bangunan bersejarah dan taman yang indah.

4. São Paulo

São Paulo merupakan salah satu kota terpadat di dunia, diperkirakan 21 juta orang tinggal di kota ini. Uniknya warganya berasal dari berbagai macam budaya yang berbeda-beda, mulai Spanyol, Itali, Arab, hingga Jepang. Tahun 2016, sedikitnya 6,6 juta pengunjung datang ke kota ini.

5. Paris

A post shared by dab (@chinolatino) on

Paris sering disebut sebagai ibu kotanya seni dan fashion, oleh karena itu tidak mengherankan jika kota ini ada dalam daftar ini. Banyak ikon indah di kota ini, misalnya museum, taman, dan gereja bersejarah. Sepanjang tahun 2017, diperkirakan 32 juta sampai 34 juta pelancong mengunjungi Paris.

6. Los Angeles

Di Los Angeles banyak toko dan museum yang ikonik. Kota ini memiliki pantai yang menawan. Jumlah wisatawan terus meningkat selama 6 tahun terkahir. Pada tahun 2016, kota ini didatangi lebih dari 47 juta wisatawan, meningkat 4% dari tahun sebelumnya.

7. Saint Petersburg

Saint Petersburg merupakan kota terbesar kedua di Rusia. Kota pelabuhan yang didirikan pada tahun 1703 ini merupakan pusat kebudayaan Rusia. Ini adalah salah satu kota yang paling modern di negara ini, memiliki banyak monumen bersejarah yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO. Pada tahun 2016, kota ini menampung sekitar 7 juta wisatawan.

8. Jakarta

#explorejakarta Photo today by @fakeinframe.cy taken around Kota Tua, Central Jakarta

A post shared by JAKARTA (@explore_jakarta) on

Ibu kota Indonesia, Jakarta memiliki berbagai macam budaya, mulai dari Jawa, Melayu, Cina, Arab, India dan Eropa. Budaya ini mempengaruhi gaya arsitektur, bahasa, bahkan masakan di kota metropolitan yang memiliki populasi lebih dari 30 juta jiwa ini.

9. Istanbul

Вид из вагона метро #istanbul #istambul #istanbullove #instanbulturkey

A post shared by Viki (@viki_sweety_) on

Istanbul, sebuah kota di Turki yang berada di perbatasan antara Asia dan Eropa. Sisi barat kota merupakan pusat komersial dan sejarah. Istanbul adalah kota terpadat di Eropa, dan didatangi oleh sekitar 9 juta pengunjung dalam 10 bulan pertama tahun 2017.

10. Barcelona

#barcelona #crewlife #landscape #sunset #winter #spain #❤️

A post shared by Srijita Sur (@sursrijita) on

Barcelona, kota yang pernah menjadi judul lagu Fariz RM ini terkenal dengan dengan seni dan arsitekturnya. Karena terlalu banyaknya wisatawan, sampai-sampai pemerintah kota mengeluarkan undang-undang yang membatasi jumlah kamar yang boleh disewakan kepada wisatawan.